LekoNTT.com: Membaca Dahulu, Berkomentar Kemudian
Imam Nahrawi Beri Kuliah Umum di Kupang - LekoNTT

Imam Nahrawi Beri Kuliah Umum di Kupang

Kupang, LekoNTT.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrawi, S.Ag, M.Kp, menyempatkan hadir dan memberikan kuliah umum bagi kader PMII Kota Kupang dan perwakilan organisasi pemuda di Kota Kupang. Kuliah umum dengan tema “Optimalisasi Peran Pemuda Nusa Tenggara Timur dalam Menjawab  Tantangan Revolusi 4.0”, dilaksanakan pada hari Minggu (07/07/2019), di Aula Asrama Haji Kelurahan Oebufu, Kota Kupang.
Kuliah umum oleh Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga RI. Foto: AM/LekoNTT.
Ketua PPMI Kota Kupang, Hasnu Ibrahim mengatakan, PMII berinisiatif untuk mengadakan kuliah umum tentang tantangan revolusi 4.0, sebab kaum muda di Nusa Tenggara Timur, terlebih kader-kader PMII harus memiliki gagasan dan konsep besar dalam menghadapi Revolusi 4.0.

“Tantangan Revolusi 4.0  mengharuskan kader-kader PMII memiliki gagasan dan konsep besar, membangun pengkaderan berbasis sistem informasi dan teknologi, dan bertaqwa kepada Allah SWT sebagaimana tujuan pendidikan di PMII, yakni terbentuknya pribadi muslim Indonesia yang bertaqwa, berbudi luhur, berilmu, cakap dan tawakal dalam mengamalkan ilmunya serta komitmen dalam cita-cita memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Cara mewujudkannya yakni melalui pendidikan kaderisasi dengan azupan bergizi sehingga berguna dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Peserta yang hadir dan mengikuti kegiatan tersebut bukan hanya dari kader PMII, tetapi juga dari Ikatan Keluarga Alumni PMII (IKA PMII), dan perwakilan organisasi dan komunitas di kota Kupang.

Mengharapkan Perhatian Pemerintah

Presidium GERMAS PMKRI, Soman Labaona yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan, para pemuda NTT harus bisa membangun gagasan-gagasan konstruktif untuk kemajuan NTT.
“Para pemuda Nusa Tenggara Timur harus membangun gagasan yang konstruktif sehingga bisa menghasilkan karya yang memberikan kontribusi bagi kemajuan NTT, nusa dan bangsa Indonesia,”katanya.

Sementara itu, koordinator Komunitas Talepo, Christo M.T Kolimon mengatakan, sebagai komunitas kreatif dan wirausahawan muda, komunitasnya mengharapkan perhatian dari Kemenpora untuk lebih berkembang.

Sebagai pelaku usaha kreatif, kita mengharapkan perhatian dari Kemenpora kepada pelaku usaha informal dan non formal supaya bisa berkembang. Bentuknya, pelatihan dan pengembangan kapasitas, kucuran dana, terutama bagaimana mengakses dana hibah. Kita mengalami kesulitan di situ. Komunitas Talepo hadir untuk menjembatani antara konsumen dan produsen lewat berbagai model pengembangan kapasitas dan distribusi hasil yang merata, katanya. (AM/LekoNTT)

Related Posts:

0 Response to "Imam Nahrawi Beri Kuliah Umum di Kupang"

Posting Komentar