LekoNTT.com: Membaca Dahulu, Berkomentar Kemudian
Bupati Ajak Para Pendeta Buat Mukjizat di Alor - LekoNTT

Bupati Ajak Para Pendeta Buat Mukjizat di Alor

Alor, LekoNTT.com – Bupati Alor Drs. Amon Djobo mengajak puluhan pendeta peserta Konferensi Nasional Gereja Wesleyan Indonesia (GWI) ke-XI untuk membuat mukjizat di Alor. Ia menyampaikan hal tersebut saat mewakili Gubernur NTT membuka Konferensi Nasional GWI ke-XI di Gereja Wesleyan Ora Et Labora Watatuku, pada Minggu (7/7/2019).
Bupati Alor, Drs. Amon Djobo. Foto: Oby Lewanmeru/PK
Sebelumnya Amon Djobo menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur NTT, Victor Laiskodat, yang tidak bisa menghadiri acara tersebut secara langsung. Menurut Amon, Gubernur menitipkan salam hangat kepada seluruh peserta konferensi yang datang dari berbagai tempat di Indonesia.

“Saya berharap Konferensi Nasional ini berjalan dengan aman dan tertib, dan dapat kita wujud nyatakan dalam berbagai pembangunan di Alor,” demikian kata Amon Djobo menirukan Gubernur.

Lebih jauh Amon Djobo mengajak para pendeta yang datang dari berbagai tempat di Indonesia untuk membuat mukjizat di Alor.

“Saya juga harap peserta Konferensi Nasional Gereja Wesleyan Indonesia yang datang dari luar, buat mukjizat-mukjizat yang baru bagi kami orang Alor. Mukjizat yang paling pertama adalah pengalaman bapak dan ibu di luar, di mana bisa membuat hal-hal yang sulit menjadi nyata. Coba buat selama dua tiga hari ini,” pungkas Djobo.

Lebih jauh ia menjelaskan, contoh mukjizat berupa hal-hal sulit yang ia maksud adalah melahirkan gagasan-gagasan baik untuk masyarakat.

“Coba lahirkan gagasan-gagasan baik yang bisa kami tiru untuk kami bangun alor, untuk masyarakat Alor yang lebih baik,” katanya.

Konferensi Nasional Gereja Wesleyan Indonesia (Konas GWI) ke-XI akan berlangsung di Alor, tanggal 7-11 Juli 2019. (Alfa Atamau/ LekoNTT).

Related Posts:

0 Response to "Bupati Ajak Para Pendeta Buat Mukjizat di Alor"

Posting Komentar