LekoNTT.com: Membaca Dahulu, Berkomentar Kemudian
Archive for Juli 2022

OMK Mehona-Sabu Raijua, Yang Kosong Telah Terisi dengan Cinta yang Besar


Pengurus baru OMK Mehona yang telah dilantik. (Foto: AM)

Sabu-LekoNTT.com- Sore itu tak seperti biasanya. Beberapa pemuda dengan pakaian hitam putih hilir mudik di sekitar gedung Kapela yang terletak di pinggir jalan. Bangunan sederhana itu menjadi saksi keberadaan iman umat Stasi Fransiskus Xaverius-Mehona-Sabu.

Kapela Santo Fransiskus Xaverius terletak sekitar 30 Km dari ibukota Sabu Raijua. Umat Katolik di stasi ini berjumlah 200-an Kepala Keluarga. Seminggu sekali, Pastor dari pusat Paroki akan datang mengadakan perayaan Ekaristi bersama umat.

Kursi kepemimpinan Orang Muda Katolik (OMK) mengalami kekosongan selama beberapa bulan. Pada Sabtu, 25 Juni 2022 berlangsung pelantikan pengurus OMK yang baru dalam perayaan Ekaristi bersama di Kapela Santo Fransiskus Xaverius-Mehona.

Sebanyak 20-an pemuda yang terpilih sebagai pengurus membawa lilin menyala dan mengucapkan janji di depan altar. Mereka berjanji untuk setia dalam tugasnya sebagai harapan gereja dalam tiga tahun ke depan. Para pengurus OMK ini akan menjabat selama tahun 2022-2025.


Suasana pelantikan OMK Mehona dalam Ekaristi di Stasi Mehona, Sabu Raijua. (Foto:AM)  

Misa dipimpin oleh RD. Yohanes Pius Tas’au, Pr. Menanggapi pelantikan pengurus baru OMK, Imam yang akrab disapa Romo Yopi ini berpesan agar dengan adanya pengurus baru yang dilantik, OMK Santo Fransiskus Xaverius Mehona dapat memberikan warna baru bagi perkembangan iman di Kapela tersebut.

"Para orang muda terpilih hendaknya belajar untuk terus beriman pada Yesus yang sejatinya memanggil dan mengumpulkan kita sebagai umat Allah. Jangan berpikir untuk membuat sesuatu yang besar tetapi cukup melakukan program yang sederhana dengan cinta yang besar,” pesan Romo Yopi.

Sementara itu Ketua OMK terpilih Nita Anu Miu, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi ketua OMK di Stasi Fransiskus Xaverius. Ia menandaskan, kepercayaan itu hanya dapat dijalankan dengan baik, ketika pengurus yang terpilih mampu bekerja sama, satu dengan yang lain. Karena itu, ia mengajak orang muda yang terpilih untuk membangun kerja sama yang erat dalam terang iman Katolik.


Romo Yopi menyerahkan berkas kepada Ketua OMK terpilih, Nita Anu Miu. (Foto: AM)

“Saya baru tiga tahun berada di Sabu, tujuan saya datang ke sini untuk mengikuti test CPNS. Sebelumnya saya tidak pernah menjadi Ketua OMK di mana pun. Kesempatan ini akan saya gunakan sebaik-baiknya,” tandas Nita.

Misa yang berlangsung selama dua jam itu diiringi oleh koor dari OMK pusat Paroki Sabu Raijua. Kehadiran Orang Muda Katolik dari pusat Paroki, bentuk dukungan terhadap orang muda di Stasi, agar mampu berkembang dalam iman dan penghayatan akan kasih Yesus. Acara pelantikan ditutup dengan para pengurus OMK yang terpilih, mengambil foto bersama dengan Imam pemimpin misa.

Penulis: Ardy Milik

Related Posts: