LekoNTT.com: Membaca Dahulu, Berkomentar Kemudian
Gedung DPR RI Dijual Murah, Penjual: Fisik Bagus, Isinya Bobrok - Leko NTT

Gedung DPR RI Dijual Murah, Penjual: Fisik Bagus, Isinya Bobrok


Jakarta, LekoNTT.com - Masyarakat Indonesia terutama warganet selalu punya banyak cara untuk mengungkapkan kekecewaan. Selain melalui akun-akun media sosial, warganet pun memanfaatkan aplikasi penjualan online sebagai media satir-sarkas.

Pada Rabu, 7 Oktober 2020 ada sejumlah warganet mengekspresikan kekecewaan kepada pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dengan 'menjual' gedung DPR RI beserta isinya, termasuk para anggota DPR. Kisaran harga dimulai dari Rp 500 hingga Rp 99.000.

"Gedung 80 persen masih bagus, minus isinya sudah bobrok," ungkap salah satu akun dalam penawaran produk di Shopee. Adapun deskripsi produk dari akun yang lain lagi, "dijual karena kekurangan keadilan."

Ekspresi itu sebagai wujud penolakan atas disahkannya Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja pada Senin, 5 Oktober 2020 lalu. Di media sosial seperti Twitter dan Instagram, berbagai tagar penolakan digaungkan hingga Mosi Tidak Percaya kepada pemerintah dan DPR.

Pihak Shopee sendiri melalui Kepala Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintahan, Radytio Triatmojo mengatakan iklan penjualan tersebut tidak sesuai dengan ketentuan di Shopee. Iklan-iklan sejenis ditindaklanjuti dengan dihapus dari aplikasi.

"Kami telah memastikan semua produk terkait dan toko yang menjual Gedung DPR di aplikasi Shopee yang tidak sesuai dengan standar ketentuan penjualan produk di aplikasi kami, dan ditindaklanjuti untuk segera diturunkan guna menjaga kenyamanan pengguna Shopee," kata Radityo dalam keterangan tertulis pada Rabu (7/10).

Di lain pihak Sekretaris Jenderal DPR RI, Indra Iskandar ketika melalukan jumpa pers melalui siaran langsung di akun Instagram DPR RI mengatakan, pihaknya tidak akan mempolisikan para penjual. "Ya enggak apa-apalah, joke-joke semacam itu kan bagian dari proses pendewasaan kita semua," katanya.

Namun demikian, ia meminta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk mengusut aksi tersebut. Gedung DPR sebagai aset/ milik negara tercatat di Kemenkeu. "Enggak (dilaporkan, red), ini semua tercatat oleh Kemenkeu, jadi kalau ada yang melakukan informasi yang semacam itu ya Kemenkeu dan kepolisian yang silakan menindaklanjuti."

Ketika dilakukan penulusuran pada pagi tadi, Kamis (8/10), tawaran penjualan tersebut sudah diturunkan oleh pihak Shopee. Demikian pun dengan tawaran sejenis di aplikasi Tokopedia. (en)

Related Posts:

0 Response to "Gedung DPR RI Dijual Murah, Penjual: Fisik Bagus, Isinya Bobrok"

Posting Komentar